Tampilkan postingan dengan label liputan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label liputan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 18 Februari 2017

Kafe Unik Di Jember Berada Di Kolong Jembatan

Metrotvnews.com Sabtu (3/5/2014) Kolong jembatan yang selama ini identik dengan tempat yang kumuh disulap menjadi sebuah kafe eksotik dan membuat kafe ini menjadi tempat kongkow berbagai kalangan di Jember, Jawa Timur,

Rabu, 25 Januari 2017

Kafe Kolong di Liputan6 SCTV

Video berita tentang liputan kafe kolong di Liputan6 SCTV. Kafe di kolong jembatan? mungkin aneh kendengarannya. Tapi akan Anda temui, jika Anda melintas di jembatan Jalan Mastrip, Jember, Jawa Timur.

Jumat, 06 Januari 2017

Mengubah Paradigma Masyarakat Bawah Jembatan

Kisah tentang Kafe Kolong ini ditulis Wiwin Riza Kurnia di kompasiana pada 05 Agustus 2013 dan telah diperbarui pada tanggal 24 Juni 2015 dengan judul “Kafe Kolong Jember Mengubah Paradigma Masyarakat” Tulisan ini barangkali, awal-awal liputan tentang Kafe Kolong pada tahap awal-awal dibuka yang ditulis di situs/blog maupun media sosial.

Mengubah Paradigma Masyarakat Bawah Jembatan


Di sudut kota, tempat yang gelap dan sepi, di bawah kolong Jembatan Jl. Mastrip yang biasa dijadikan tempat anak muda berkumpul dengan menikmati miras dan hal negatif lain. Tempat dimana sangat jarang orang pada umumnya yang mau mendekati karena takut akan terjadinya suatu hal kejahatan atau bahkan merasa tidak nyaman berada di sekitar lokasi.

Berangkat dari latar belakang tersebut, Hari Pranggono 35 thn dan sahabatnya Yohannes berinisiatif untuk membuat kafe di bawah kolong jembatan sebagai tempat yang edukatif. Hal yang unik dan dirasa tidak mungkin. Namun setelah selama 2 bulan proses pembuatan kafe sejak bulan Mei 2013, serta selama itu pula beberapa kali berusaha meyakinkan masyarakat sekitar bahwa mereka bisa merubah keadaan, membuat jerih payah dan kerja keras kedua pemuda itu tidaklah sia-sia.

Kafe di bawah kolong jembatan yang mempunyai jargon “Be Inspired in Kafe Kolong” kini ramai dikunjungi. Lampu kerlap-kerlip yang menghias, dapur dan bar kafe dengan desain modern, fasilitas televisi, bahkan lantunan lagu-lagu oldies seperti Scorpion, The Beatles, Westlife, membuat suasana semakin hommy dan romantis.

Disediakan tempat diluar kolong bagi yang ingin berdiskusi, di dalam untuk yang ingin sekedar berkumpul, dan di samping lampu kerlap-kerlip sangat cocok bagi pasangan yang ingin bersantai. Pengunjung Kafe Kolong tidak hanya mahasiswa, tak jarang para karyawan juga mampir seusai bekerja sekedar menikmati kopi yang khas dan melepas lelah. Ada pula yang menjadikan tempat ini sebagai tempat untuk rapat event organizer.

Menu yang disajikan kafe kolong pun berbeda dari kafe-kafe biasanya. Selain harga yang ekonomis, dikatakan menu sangat khas karena bahan-bahan yang digunakan adalah bahan baku alami. Kopi dengan olahan dan racikan sendiri, susunya pun asli susu sapi perah. Berbagai kopi nusantara dari berbagai daerah sebagai menu andalan dan beberapa minuman herbal seperti kapulaga, teh hijau jawa barat, kopi tubruk ala kolong, bisa menjadi teman setia dalam bersantai dan menikmati menu-menu snack kafe kolong.

“Di era yang serba praktis seperti saat ini, kami membuat menu yang alami dan berharap bisa turut mengurangi konsumsi dari dampak bahan-bahan kimia yang masuk dalam tubuh. Ini juga disesuaikan dengan lokasi kafe kolong yang menyatu dengan alam, jauh dari hingar bingar perkotaan dan musik dugem yang identik dengan anak muda zaman sekarang” ujar Hari, yang mengaku dirinya dulu merupakan mahasiswa pecinta alam.

Nah… Bagaimana? Kafe Kolong bisa dijadikan salah satu tujuan tempat nongkrong dan hangout anda

Sumber

Rabu, 04 Januari 2017

Berbagi Semangat Kekeluargaan Lewat Secangkir Kopi

Siapa sih yang nggak tahu Kopi? Yang pertama kali terbayang dalam benak kita tentang kopi pastilah, warna hitam dengan aroma yang khas dan wangi. Kenikmatan kopi menjadi tiada duanya, apalagi disajikan panas-panas bisa menjadi penambah semangat bagi para pecintanya. Selain itu menikmati secangkir kopi bersama rekan, keluarga maupun orang dekat lainnya bisa menjadi sebuah jalinan silaturahmi dan persaudaraan yang begitu erat.

Oleh karena berbagi semangat kekeluargaan bisa lewat secangkir kopi, maka muncullah ide membuat tempat bagi sekelompok penikmat kopi untuk menikmati hangatnya kopi sembari memperluas obrolan. Namun bukan sekedar tempat biasa, harus unik berbeda dengan yang sudah ada.

Kebetulan, beberapa penikmat kopi tersebut merupakan aktivis pencinta alam Universitas Jember yang tahu kondisi sungai Bedadung di Jember dan melihat ada lokasi yang unik di pinggir sungai tersebut yaitu di bawah kolong jembatan Mastrip yang tidak jauh dari kampus Universitas Jember.

Dengan keterbatasan ruang dan dana, pada tahun 2013 dibuatlah rencaba untuk mendirikan warung dengan konsep modern  di kolong jembatan jalan Mastrip yang kala itu tidak terawat dan memiliki kesan negatif.

Setelah meyakinkan masyarakat sekitar jembatan dan mendapat restu, maka mulailah sudut-sudut kolong jembatan yang masih kosong, dibersihkan dan dipercantik dengan lampu-lampu ala Cafe Eropa dan sentuhan beberapa tempat duduk dari bambu di tiap sudutnya agar berkesan menyatu dengan alam. Tampil konvensional, sederhana, namun tetap menarik.

Jalinan silaturahmi dan persaudaraan semakin erat lewat obrolan ringan antara penikmat kopi terutama dari kalangan alumni Universitas Jember tentang kopi dan cerita lainnya di lokasi warung kopi di bawah jembatan tersebut. Agar memiliki kesan bukan hanya sekedar warung kopi biasa, maka dinamakan Kafe Kolong.

Hadirnya beberapa mahasiswa penikmat kopi bercengkerama di bawah kolong jembatan, membuat mahasiswa lain sekitar lokasi kafe mencoba bergabung untuk menikmati suasana bawah jembatan sambil menyeruput kopi atau minuman lainnya. Obrolan tentang kafe unik di bawah jembatan ini semakin meluas sehingga menjadi promosi gratis. Akhirnya banyak tamu yang datang dari berbagai kalangan untuk sejenak menikmati kopi sembari duduk-duduk bertukar cerita di kafe kolong.

Selain memfasilitasi para pecinta kopi, Kafe Kolong juga menyediakan beraneka minuman ringan lainnya bagi tamu yang kurang menyukai kopi dan buka pada jam-jam tertentu saja yaitu saat matahari mulai tidur hingga dini hari untuk menemani pengunjung menikmati secangkir kopi dengan ciri khasnya masing-masing.






Be inspired at Kafe Kolong

Interested for informations of Kafe Kolong?
Get more of our update !